Beranda

Screenshot_2
KOMUNITAS TRADER TASIKMALAYA

Mengenal Arti Trading Forex – Apa Itu Forex?

Definisi forex. Secara sederhana forex adalah pertukaran atau jual beli mata uang. Saat ini pasar forex dipenuhi para pemain yang melakukan transaksi pertukaran mata uang secara elektronik atau dikenal dengan istilah online forex trading.

Contoh transaksi forex sehari-hari adalah pertukaran mata uang rupiah dengan dollar di money changer. Jika kita ingin berpergian ke Amerika, maka kita akan membeli dollar di money changer dengan menjual rupiah sesuai nilai mata uang pada hari itu. Begitupun sepulangnya dari Amerika sisa uang dollar dijual di money changer dan kita membeli rupiah. Contoh lainnya adalah transaksi forex pada kegiatan ekspor impor yang melibatkan mata uang yang berbeda.

Perbedaan nilai tukar mata uang antar negara dan fluktuasi harga (naik turunnya suatu nilai mata uang) dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan. Pembeli akan mendapatkan untung jika membeli mata uang pada nilai yang rendah dan menjualnya pada saat harga mata uang tersebut naik atau dirasa cukup tinggi.

Mengapa Orang memilih Forex Trading?

Alasan paling kuat adalah tingkat likuiditas atau perputaran harian forex yang sangat tinggi yaitu mencapai 4-5 trilyun dollar per hari. Tingginya perputaran uang pada forex sangat memungkinkan untuk terjadinya transaksi setiap saat. Artinya bila seseorang ingin menjual maka dapat dipastikan akan selalu ada yang siap membelinya.

Selain faktor likuiditas yang tinggi, pasar forex lebih tergantung pada faktor makro ekonomi global dan mikro ekonomi negara bersangkutan. Hal ini menguntungkan retail trader (pemain kecil) karena informasi fundamental ekonomi biasanya tersedia secara bebas.

Biaya yang dikenakan untuk trading forex juga bisa dibilang lebih rendah. Pada umumnya seorang trader akan dikenakan spread (selisih harga jual dan beli) atau komisi yang dikenakan oleh broker. Spread ini bervariasi, tergantung jenis broker, ada broker yang mengenakan spread yang tetap, ada juga spread yang berubah-ubah.

Faktor lainnya mengapa memilih forex adalah seorang trader bisa mendapatkan untung jika harga mata uang naik atau turun. Hal ini berbeda dengan trader saham dimana keuntungan hanya dipetik jika harga naik.

Kapan Waktunya Trading Forex?

Pasar forex buka 24 jam selama 5 hari kerja (Senin s/d Jumat). Pasar forex terbagi menjadi empat sesi utama yaitu sesi Australia, Asia, Eropa, dan Amerika.

  1. Sesi Australia (Sydney)
    Buka pkl 04.00 WIB, tutup pkl 12.00 WIB
  2. Sesi Asia (Tokyo)
    Buka pkl 06.00 WIB, tutup pkl 14.00 WIB
  3. Sesi Eropa (London)
    Buka pkl 14.00 WIB, tutup pkl 22.00 WIB
  4. Sesi Amerika (Newyork)
    Buka pkl 19.00 WIB, tutup pkl 03.00 WIB

Dari sini terlihat bahwa pasar forex tidak pernah tutup selama business days. Jika salah satu sesi pasar tutup, pasar yang lain sedang buka.

Siapa Pelaku Pasar Forex?

Pelaku pasar forex terdiri dari pemain besar, pialang (broker), dan retail trader. Yang termasuk pemain besar adalah sebuah institusi negara dan bank-bank besar. Kegiatan forex yang mereka lakukan adalah untuk kepentingan perdagangan antar negara dan kepentingan bisnis tertentu. Sedangkan broker forex adalah pengelola yang menjadi penghubung seorang retail trader dengan market atau institusi besar tadi. Seorang trader bisa memulai trading dengan modal yang kecil. Biasanya modal yang dibutuhkan berkisar $250, namun saat ini juga banyak broker yang memberi syarat minimal deposit mulai dari $1.

Broker forex terdiri dari dua jenis yaitu Dealing Desk (DD) dan Non Dealing Desk (NDD).

Dimana Bisa Melakukan Trading Forex?

Trading forex bisa dilakukan melalui broker. Pemain besar melakukan trading melalui jaringan Electronic Banking System (EBS) yang menghubungkan antar bank besar. Sedangkan retail trader melakukan trading melalui broker. Broker inilah yang akan menghubungkan trader dengan pemain besar.

Dari segi tempat, forex jaman sekarang sudah bisa dilakukan secara online. Trading forex bisa dilakukan dimana saja selama terkoneksi dengan internet.

Bagaimana Cara Trading Forex

Untuk bisa melakukan perdagangan forex, seseorang harus mendaftar di salah satu broker. Bisa membuat account demo atau account real. Bedanya, account demo hanya untuk latihan saja, tidak harus deposit, uang yang digunakan adalah uang tidak real. Account real untuk trading sesungguhnya, siapkan dana yang cukup untuk deposit dan Anda bisa menarik keuntungan jika berhasil.

Trading dilakukan melalui sebuah software (trading platform) yang harus diinstal pada komputer atau perangkat smartphone. Salah satu software yang paling populer untuk trading adalah MetaTrader 4 (MT4).

Bagaimana cara menggunakan MT4? Kapan harus open position untuk buy atau sell? Akan kami bahas pada tulisan mendatang. melalui buku-buku forex yang tersedia di toko-toko buku.

Konsep Analisa Pada Trading Forex

Bermain forex tanpa mengetahui analisa berarti kita melakukan perjudian didalamnya. Dan jelas, dengan perjudian maka akan berujung pada kerugian. Sayangnya peristiwa seperti ini bukan saja dialami beberapa pemain baru dalam dunia forex. Ada yang telah mengalami loss puluhan sampai ratusan juta baru menyadari tanpa analisa yang baik maka perdagangan forex sama dengan perjudian.

Itulah sebabnya saya berusaha menekankan pentingnya analisa dalam bertrading forex. Tanpa itu, jangan harap kita akan memperoleh keuntungan dalam jangka panjang. Kalau pun memperoleh keuntungan, biasanya karena faktor luck dan tidak akan bertahan lama. Dalam hitungan minggu hingga bulan, seluruh dana kita biasanya ludes karena faktor minImnya pengetahuan analisa.

Jadi dapat disimpulkan bahwa mengetahui analisa terhadap pergerakan harga merupakan hal yang mutlak diketahui oleh para pemain forex.

Secara garis besar, analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu analisa Fundamental dan analisa Teknikal. Keduanya berpijak pada asumsi yang berbeda satu sama lain. Anda dapat melihat pembagiannya pada diagram dibawah ini:

credit : belajarforex.com

Fundamental Analysis

Jika Anda pernah mendengar di televisi mengenai kenaikan harga minyak dunia atau keputusan Bank Sentral Amerika, The Fed untuk menaikkan suku bunganya, itulah yang disebut berita fundamental. Berita-berita tersebut sangat mempengaruhi pergerakan harga pada market dan sangat besar pengaruhnya terhadap portfolio seorang investor dalam dunia forex. Analisa yang bersandar pada berita-berita fundamental ekonomi tersebut dinamakan analisa fundamental.

Analisa fundamental berpendapat bahwa harga bergerak karena adanya berita dan kebijakan pemerintah, serta respon pasar terhadap berita tersebut yang dikeluarkan.

Kenyataannya berita-berita fundamental seperti inilah memang menggerakan harga dalam pasar forex. Setiap berita yang telah maupun yang akan muncul menimbulkan reaksi dari market atau para trader yang berujung pada terjadinya perubahan harga. Maksudnya, berita yang muncul dapat membuat perubahan terhadap harga mata uang negara yang bersangkutan. Perubahan ini juga pada akhirnya mendorong pemerintah sebagai pemegang otoritas moneter menentukan kebijakan ekonomi sehingga muncul berita fundamental baru berikutnya. Demikian seterusnya siklus ini berputar.

Bagi seorang analis fundamental, kecepatan, keakuratan berita dan kemampuan meramal (forecasting) reaksi pasar terhadap berita yang dikeluarkan merupakan komponen vital yang mutlak harus dimiliki. Tanpa adanya faktor diatas, sulit bagi seorang analis fundamental memanfaatkan berita yang ada guna memperoleh profit.

Ambilah sebuah contoh sederhana. Misalnya ketika kita mendengar berita bahwa The Fed baru saja menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis point (sama dengan 0,25%) beberapa menit yang lalu (disini hitungan bukan lagi jam, tetapi menit bahkan detik! Tertinggal dalam hitungan jam berarti kesempatan telah lewat!), secara umum maka mata uang USD akan menguat dan posisi Buy bisa dilakukan. Nah, katakanlah Anda mendengar berita ini setelah 2 hari kemudian. Berita penting ini sudah tidak ada gunanya lagi dikarenakan pasar telah selesai bereaksi bahkan kemungkinan sudah memasuki masa koreksi. Jadi, kecepatan memperoleh berita sangat penting disini. Begitu juga sumber berita yang Anda dengar. Tidak masalah berita yang Anda dengar tidak valid sepanjang market mempunyai persepsi yang sama dengan Anda. Ukurannya adalah market, bukan pada benar salahnya berita.

Dalam dunia forex terdapat lebih dari 50 jenis berita fundamental yang dikeluarkan oleh tiap-tiap negara dan masing-masing berita memiliki efek yang berbeda terhadap pergerakan harga. Nah, kini pertanyaan yang tersisa adalah, apa sajakah ke 50 berita itu? Dan bagaimana pengaruh setiap berita yang muncul terhadap pergerakan mata uang?

Dua pertanyaan diatas akan dijawab pada artikel analisa fundamental yang lebih mendetil lagi. Tidak pada artikel ini karena memang artikel ini hanya membahas pengantar konsep analisa sebelum Anda memulai analisa baik secara teknikal maupun fundamental.

Dasar penganalisaan secara Fundamental adalah informasi/berita (news) yang berasal dari :

  • Instansi Resmi/Pemerintah
  • Media cetak/elektronik
  • Perorangan

Sesuai dengan sumbernya, maka metode Fundamental bersifat subyektif, tergantung derajat kepercayaan Investor/Konsultan kepada sumber berita tersebut.

Technical Analysis

Berbeda dengan analisa fundamental, analisa teknikal beranjak pada pemikiran bahwa pergerakan harga dapat diprediksi dari masa lalu. Artinya, dengan sederet data pergerakan harga dimasa lalu, kita dapat memprediksi pergerakannya dimasa yang akan datang. Sesuatu yang sangat tidak masuk akal menurut para analis fundamental.

Metode Technical Analysis adalah suatu metode untuk menganalisa data-data masa lalu dari pasar yaitu data harga, volume dan open interest unntuk memprediksi kecenderungan harga pada masa akan dating.Data-data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk CHARTING (GRAFIK).

Dasar perhitungan dalam analisa teknikal sebenarnya adalah matematika yang sebagian besar diantaranya adalah statistik dan ilmu chaos theory (pattern recognition). Jadi memang mengambil pendekatan secara eksak. Dengan demikian hasil yang diperoleh pun dapat berupa angka yang eksak dan pasti. Sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh analisa fundamental. Beberapa analis teknikal bahkan mengatakan demikian: “Technical analysis is a cheat trading” .

Jika demikian, apakah analisa teknikal lebih baik dibandingkan analisa fundamental? Tidak. Ingat, bahwa berita fundamental yang melahirkan analisa fundamental adalah penggerak yang sebenarnya dari market, bukan teknikal analysis. Menurut BelajarForex, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Analisa teknikal dikenal karena faktor eksak dan dapat diterapkan pada setiap metode trading ( day trading, weekly bahkan monthly sampai yearly). Analisa fundamental dikenal karena dapat memprediksi pergerakan signifikan dan mendadak yang memang disebabkan oleh keluarnya berita yang penting. Berikut kami sarikan dalam bentuk tabel:

Kelemahan pada Analisa Fundamental Kelemahan pada Analisa Teknikal

Butuh waktu untuk memperoleh informasi. Memerlukan banyak data untuk menunjang akuratnya prediksi.
Seringkali bersifat subyektif karena melibatkan banyak pendapat orang. Sangat bergantung pada kemampuan chartist. Tiap chartist memiliki metode yang berlainan dan masing-masing belum tentu cocok diterapkan satu sama lain.
Lebih cocok diterapkan pada long term period trading.
Sulit diterapkan pada pasar yang tidak efisien.

Kembali seputar analisa teknikal, analisa teknikal dibagi menjadi 3 besar yaitu indikator, fibonacci sequence, dan Elliot Wave Trading. Indikator merupakan sederet formula yang diciptakan berdasarkan ilmu statistik dan digunakan untuk memprediksi trend, titik support, ressistance maupun jenuh beli dan jenuh jual. Sedangkan fibonacci sequence dan Elliot wave mendasarkan analisanya pada pattern recognition berdasarkan pola bilangan maupun bentuk grafik yang ada.

Terdapat lebih dari 50 jenis indikator yang dapat Anda pelajari dalam analisa teknikal, 11 pola Elliot wave standar (belum termasuk turunan yang dikembangkan perorangan maupun trading research lab atau komunitas tertentu lainnya). Sedangkan fibonacci sequence mendasarkan perhitungannya pada deret fibonacci yang banyak digunakan untuk menghitung pergerakan benda acak yang memiliki pola tertentu (seperti pergerakan harga mata uang).