Apa Itu Broker Forex?

Net | Forextasik.com

Tasikmalaya, Forextasik.com – Setelah sebelumnya kita membahas mengenai apa itu forex? sekarang mari kita membahas apa itu broker forex.

Setiap aktivitas trading Forex yang dilakukan perorangan/trader tidak terlepas dengan yang namanya Broker. Lalu Apa itu Broker Forex? Tidak jarang para trader awal bahkan yang telah lama berkecimpung bingung saat ditanya tentang hal ini. Oleh karena itu disini kita akan ulas sebenarnya apa itu broker, perannya dalam forex dan mengapa para trader membutuhkan broker forex. Menurut wikipedia broker itu sendiri berarti adalah seseorang atau kelompok yang mengatur transaksi diantara pembeli dan penjual dan mereka akan mendapatkan komisi untuk setiap transaksinya (Wikipedia).  Maka dari situ secara sederhana dapat kita simpulkan bahwa,

Broker Forex adalah perusahaan yang berperan memproses transaksi jual dan beli yang dilakukan oleh trader.

Pada dasarnya sebuah broker tidak hanya melayani produk Forex saja, melainkan banyak hal lain yang juga merupakan lingkungan (scope) dari broker, misalnya ingin jual beli saham, komuditas, bahkan ada juga broker yang melayani jual beli kopi. Broker akan menawarkan harga pada pair-pair forex sesuai dengan harga yang diberikan oleh bank yang berafiliasi dengannya. Satu perusahaan broker biasanya terhubung dengan beberapa bank untuk menyediakan harga tersebut, dan menunjukkan kutipan harga terbaik bagi trader. Selain itu, broker juga menawarkan berbagai fasilitas yang mempermudah investor kecil dan trader, diantaranya:
1. Broker menyediakan leverage bagi trader, sehingga dana yang dibutuhkan untuk tiap transaksi forex bisa diperkecil dari ratusan ribu dolar hingga hanya beberapa ratus Dolar saja. Ini terutama menguntungkan bagi pemula yang baru belajar forex, karena jadi tak perlu mengeluarkan modal terlalu banyak saat masih berlatih.
2. Broker menyediakan platform atau software trading agar kita bisa mengirim perintah beli dan sell secara online dimanapun kita berada. Ini berbeda sekali dengan beberapa puluh tahun lalu sebelum era digital dimana investor perlu menelepon broker dulu untuk bertransaksi forex.
3. Perangkat analisa forex agar trader tidak bertrading asal-asalan tetapi memiliki strategi sendiri untuk mencapai profit. Tools analisa forex yang disediakan broker bisa terintegrasi dalam software trading seperti MT4, maupun disajikan secara terpisah tetapi bisa dilihat bebas di situs broker.

PERAN BROKER FOREX

Ada tiga pihak yang terlibat dalam melakukan transaksi forex, yaitu trader, broker, dan market/pasar. Dimana trader adalah pelaku jual beli, pasar adalah tempat perputaran mata uang yang diperjualbelikan, sedangkan broker adalah perantara yang menghubungan trader dengan pasar forex. Jadi secara garis besarnya, Broker inilah yang menalangi kebutuhan trader dengan pasar Forex. Dapat dikatakan bahwa, tanpa adanya broker seorang trader dengan modal minim tidak dapat trading di pasar Forex.

Bagaiamana cara mendaftar ke Broker?

Setelah anda mengetahui apa itu broker dan peran nya, selanjutnya adalah mengetahui cara untuk terhubung dengan Broker. Agar dapat terhubung dengan sebuah broker, pertama tama kita harus mempersiapkan syarat syaratnya terlebih dahulu. umumnya syarat yang diperlukan adalah kartu identitas (KTP) dan rekening bank. Langkah selanjutnya adalah melakukan registrasi melalui website utama dari broker tersebut. Setelah melakukan registrasi, langkah selanjutnya adalah mendepositkan sejumlah dana untuk ditradingkan nantinya. Setelah kita terdaftar, kita akan diberikan sebuah akun yang berisi Login ID dan password. Selain itu kita juga dapat mengunduh sebuah software trading (Metatrader), yang mana software tersebut akan digunakan untuk bertransaksi secara online. Perlu saya tekankan bahwa broker ini hanya mengelola transaksi investor eceran saja.

TIPS MEMILIH BROKER FOREX TERBAIK

Terdapat banyak pilihan broker diluar sana namun tentu tidak semua broker memiliki integritas dan kualitas yang baik. Selalu terdapat kelebihan dan kekurangan masing masing dari mereka, dan tugas seorang trader lah untuk mencari broker yang sesuai dengan kualitas terbaik. Beda broker beda regulasi dan beda pula perlakuan ke konsumennya. Untuk memastikan bahwa anda tidak salah pilih, telah kami tuliskan beberapa tips dalam memilih broker terbaik.

Lalu apakah harus menggunakan broker lokal atau asing, hal ini yang sering dipertanyakan. Tidak semua broker lokal buruk banyak yang memiliki kredibilitas dan juga integritas yang baik. Namun hal ini juga berlaku untuk konsep sebaliknya. Sedikit ulasan telah saya tuliskan seperti dibawah ini.

BROKER INDONESIA (LOKAL) DAN BROKER ASING

Ada 2 jenis broker apabila dilihat dari tempat berdirinya, yaitu broker lokal dan broker asing. Broker lokal adalah broker yang berdiri di dalam negeri dan dikelola oleh pihak lokal. Sedangkah broker asing adalah broker yang berdiri di luar negeri dan dikelola oleh pihak asing. Lalu apa yang membedakan keduanya? Selain dari tempat berdirinya, perbedaan kedua broker tersebut adalah pembebanan komisi dan minimal deposit. Untuk broker asing, komisi yang dibebankan kepada nasabah cenderung kecil dan kebanyakan broker asing memperbolehkan deposit dengan dana kecil. Sebaliknya, komisi yang dibebankan oleh broker lokal relatif besar dan minimal deposit yang diperbolehkan cenderung besar pula.

Dari mana Broker Mendapatkan keuntungan?

Perlu anda ketahui, saat ini banyak sekali macam broker Forex.  Broker mendapatkan komisi dari setiap transaksi/order yang dilakukan oleh nasabahnya. Besarnya komisi yang ditetapkan oleh broker berbeda antara broker satu dengan broker yang lainnya. Selain itu Broker juga mendapatkan komisi dari biaya Swap (Biaya menginap). Biaya swap adalah biaya yang dibebankan kepada nasabah yang melakukan transaksi (pembelian maupun penjulan) dan tidak menyelesaikannya dalam tempo satu hari.

Broker Forex Online

Perlu diketahui bahwasannya jual beli mata uang sudah ada sejak dahulu kala. Begitu juga dengan keberadaan broker. Karena meningkatnya jumlah individu yang berminat dalam jual beli mata uang,  maka saat ini kebanyakan broker sudah beralih ke online-based, yaitu broker forex yang dalam layanan administrasinya dilakukan secara online. Artinya, kita tidak perlu mendatangi perusahaan pialang apabila ingin bertransaksi di pasar forex. Akan tetapi kita cukup melakukan registrasi secara online dengan cara mengunjungi website dari broker tersebut. Dengan adanya broker Forex online ini, trader diuntungkan dengan banyak hal. Keuntungan tersebut antara lain;

  1. Proses deposit dan penarikan yang fleksibel, artinya dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja secara online.
  2. Dapat dimulai dengan modal yang minim.
  3. Komisi yang di bebankan perusahaan broker kepada nasabah nya cenderung kecil.
  4. Kemudahan bertransaksi, karena eksekusi order dapat dilakukan secara instan.

Dari semua jerih payah itu, apa keuntungan broker?

Sebagai imbalan atas jasanya menghubungkan trader dengan pasar interbank dan menyediakan berbagai fasilitas trading tersebut, broker mengenakan beberapa biaya yang harus dibayar trader, yaitu berupa Spread dan Commission Fee (biaya komisi). Spread merupakan selisih antara harga jual dan harga beli pada tiap pair forex, sedangkan Commission Fee adalah sejumlah biaya tertentu yang harus dibayarkan oleh trader untuk setiap transaksi forex. Saat ini ada banyak sekali broker. Bahkan, boleh jadi kita tertarik untuk belajar forex setelah mendengar promosi marketing suatu broker tertentu. Namun, sebagaimana dalam bisnis sukses lainnya, meluasnya forex juga memunculkan penipuan (scam) yang berkedok sebagai broker. Tidak semua broker mempunyai regulasi yang baik, bahkan ada beberapa yang tidak terdaftar dalam badan pengawasan keuangan. Apabila sebuah broker tidak berada dalam pengawasan, maka apabila anda mempunyai masalah atau ingin complain atas dana anda, anda tidak mendapatkan perlindungan hukum. Oleh karenanya kita harus lebih bijak dalam memilih broker mana yang baik, aman, dan mempunyai regulasi yang jelas.

Guna terhindar dari penipuan, ada beberapa hal yang perlu kita cermati saat memilih broker:

1. Regulasi.
Pemerintah di setiap negara tentunya akan berusaha menertibkan bisnis-bisnis di wilayahnya, termasuk bisnis forex, dengan memberlakukan sejumlah aturan dan memberikan izin operasional bagi perusahaan yang lolos penyaringan aturan-aturan itu. Nah, sebuah broker bonafid perlu berstandar, salah satu tandanya adalah dengan memiliki lisensi/ijin sehingga berstatus sebagai broker teregulasi. Status teregulasi ini bisa dilihat di situs broker dan situs badan pemberi regulasi di tiap negara.

2. Lokasi.
Karena forex saat ini sudha menjadi suatu bisnis online, mudah sekali untuk mengabaikan ada atau tidaknya kantor fisik asalkan ada situs yang kelihatannya bagus. Padahal, keberadaan lokasi kantor yang jelas ini penting untuk memastikan apakah broker bonafid atau tidak. Penipu memang bisa saja mengada-adakan sebuah kantor, tetapi alamat kantor pusat broker sungguhan akan cocok dengan alamat pada lisensi/ijin yang dimilikinya. Selain itu, bila broker punya kantor cabang di daerah maka bisa membantu kita yang sedang belajar forex dengan diadakannya seminar atau workshop.

3. Kapan didirikan.
Banyak broker yang tidak teregulasi berupaya meyakinkan kita dengan mengatakan bahwa mereka baru berdiri dan sedang dalam proses mendapatkan ijin. Ini tidak benar, karena broker tak berijin tentunya tak boleh beroperasi oleh pemerintah. Sebaliknya, penipu seringkali hanya beroperasi 1-2 tahun saja, sebelum kemudian gulung tikar dan tak kelihatan lagi batang hidungnya.

Regulasi Dan Legalitas Broker Forex

Masalah yang kemudian timbul adalah bagaimana memilih broker forex diatara ratusan broker forex online di seluruh dunia. Ketika dulu masih sedikit, pilihan broker sangatlah terbatas, sehingga hampir tak ada tuntutan bagi trader untuk menjadi selektif. Namun dengan semakin berkembangnya minat global terhadap trading forex, bermunculanlah broker-broker baru dengan beragam jenis, kelebihan, dan kekurangannya. Broker-broker tersebut ada yang baik, tapi ada pula yang perlu diwaspadai. Ada yang bekerja secara profesional, ada yang memakan dana dari klien mereka sendiri. Situasi seperti itu perlu dipahami baik-baik agar trader tidak salah dalam memilih broker.

Salah satu cara yang bisa membantu trader memilih broker yang aman adalah dengan mencari tahu info tentang regulasi broker tersebut. Broker forex yang teregulasi, berarti dia harus mengikuti standar dan peraturan-peraturan yang ditetapkan regulator terkait.

Regulator broker forex umumnya adalah badan atau institusi keuangan resmi di bawah pemerintahan suatu negara. Semakin bagus regulator tersebut, maka peraturan yang diikuti broker forex akan semakin ketat. Broker tidak bisa beroperasi dengan standar yang ngawur, karena terdapat ancaman hukuman yang dikenakan jika ia melanggar ketentuan regulator. Broker bisa mendapat peringatan, dikenai sanksi, hingga dicabut izin operasionalnya.

Regulasi broker forex
Nah, regulator broker forex mana saja yang kredibel? Dalam hal ini, institusi-institusi di negara maju seperti NFA (Amerika Serikat), FCA (Inggris), ASIC (Australia) sering menjadi pilihan utama. Sebagai bahan rekomendasi, berikut ini beberapa contohnya:

Beragam Tipe Broker Forex

Umumnya trader tidak perduli dan tidak mungkin tahu bagaimana sebenarnya broker mengelola setiap transaksi yang masuk dari klien. Trader hanya bisa menerka dari klaim broker dan kualitas layanan yang diperolehnya. Ada beberapa tipe broker forex yang beredar saat ini, tapi sebenarnya semua ragam broker bermuara pada dua kategori utama: bandar (DD atau Dealing Desk) dan non-bandar (NDD atau Non-Dealing Desk).

Tipe Broker Forex
Pada dasarnya, broker bandar beroperasi dengan pasarnya sendiri dan tidak menampilkan nilai tukar (harga) riil seperti yang tersaji di pasar interbank. Meski tetap memberikan pilihan eksekusi buy/sell kepada trader, broker bandar sering dicurigai melakukan manipulasi. Bahkan, broker bisa trading melawan kliennya sendiri karena keuntungannya juga bersumber dari posisi trader yang kalah.

Pilihan yang lebih baik tentu adalah broker non-bandar. Di sini, setiap transaksi akan diteruskan ke bank ataupun broker yang lebih besar. Keuntungan broker benar-benar berasal dari biaya spread dan komisi, sehingga semestinya tidak ada istilah trading melawan klien di broker non-bandar.

Demikianlah yang bisa disampaikan mengenai broker forex, semoga bermanfaat 🙂

Sumber : http://www.seputarforex.com, http://pustakaforex.com, http://forexindonesia.org