Rahasia Strategi Forex Adink FX Part 3

Halo trader,

Setelah sekian lama, hmpir setahun tidak menulis trik rahasia lagi yang mana sampai saat ini sudah Part 2, yg belum membacatulisan sebelumnya bisa cek disini Rahasia Strategi Adink FX Part 2

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba sedikit memaparkan mengenai sentimen pasar yang saya kutip dari berbagai sumber.

Sebagai seorang trader forex , sering kali kita membaca Headline berita Ekonomi seperti contoh :

“Euro masih menguat terhadap Dollar, sentimen pasar berpotensi meningkat”

“Rally Poundsterling terhambat sentimen pasar negatif atas kebijakan BOE”

“Harga minyak mentah dunia melambung akibat sentimen Perang Iran vs AS”

87_sentimen_pasar

Apakah arti dari sentimen tadi? menurut kamus besar bahasa indonesia, sentimen merupakan: pendapat atau pandangan yang didasarkan pada perasaan yang berlebih-lebihan terhadap sesuatu.

Sedangkan kata sentimen dalam perilaku pasar bisa diartikan sebagai wujud perasaan bersama dari pasar, atau bentuk dari psikologi kelompok massa (crowd psychology) yang tercerminkan ke dalam aktivitas dan pergerakan dari harga instrumen investasi.

Pengertian lain dari sentimen pasar yakni, sikap kesepakatan bersama (konsensus) dari pelaku-pelaku pasar investasi dalam mengantisipasi pergerakan harga yang ada disuatu jenis pasar. Sikap ini merupakan akumulasi dari berbagai macam faktor fundamental dan teknikal. Termasuk pola pembentukan harga serta rilis data ekonomi atau juga berita global penting.

Terbentuknya Sentimen Pasar

image_25

Sebagai seorang investor, kita tentunya perlu memperhatikan bagaimana cara mengetahui pembentukan sentimen. Setelah itu, hal penting berikutnya adalah bagaimana cara mengambil keuntungan dari sentimen tersebut.  Pembentukan sentimen sendiri muncul sebagai kumpulan dari berbagai macam faktor. Mulai dari faktor fundamental, teknikal, rilis data ekonomi, chart pattern, berita global penting, hingga siklus.

Aneka faktor tersebut secara bersamaan akan membentuk suatu persepsi di ranah investasi. Jika terdapat faktor dominan di pasar yang kemudian membentuk suatu sentimen “bearish”, maka pelaku pasar akan segera mengantisipasi turunya harga dengan segera mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan.

Sentimen bearish sendiri mengakibatkan para investor akan banyak melakukan profit taking, hedging, atau open sell di beberapa instrumen derivative yang potensial. Tindakan para investor tadi akan dengan sendirinya mempercepat pergerakan harga. Downtrend harga dapat semakin cepat terjadi dengan tersebarnya informasi tentang berlangsungnya sentimen bearish ini.

Pada kondisi yang ekstrim, pergerakan ini bisa disebut sebagai ‘falling knife’. Disebut demikian karena ia meluncur turun kebawah seperti sebuah pisau yang jatuh. Hal ini pernah terjadi pada market global yang mengalami long bearish di tahun 2008 lalu. Tepatnya kerika era subprime mortgage yang berhasil menjungkalkan sejumlah raksasa korporasi finansial global.

Sentimen Pasar

Mempelajari Sentimen Pasar

Untuk mempelajari bagaimana pembentukan sentimen, kita harus banyak membaca dan mempelajari berbagai macam informasi pasar. Bagaimanapun, suatu konsensus pasar hingga ke tahap terjadinya sentimen merupakan hasil bentukan dari informasi. Arus informasi di era sekarang, mengalir dengan amat cepat via teknologi online. Sehingga pembentukan suatu persepsi umum dikalangan komunitas investor akan makin dinamis.

Terlepas dari mana sumber informasi itu, pasar akan bereaksi dengan segera. Sebagai contoh, pendapat seorang tokoh finansial terkemuka semisal Nourel Roubini (seorang analis pasar terkenal) yang dijuluki Dr. Doom karena prediksinya yang selalu akurat dalam meramalkan krisis global lalu, sering kali dijadikan acuan investor dalam menentukan aksi saat trading pasar.

Disamping itu, mengikuti perkembangan berita ekonomi, akan memberikan semacam radar petunjuk dan signal kode untuk mengambil aksi yang sesuai dengan sentimen pasar yang sedang marak.

Informasi pergerakan pasar di negara tetangga juga dapat dijadikan sebagai referensi pasar. Apa yang sedang terjadi di Jepang dengan bursa Nikkei-nya, biasanya mampu memberikan dampak sentimen searah di bursa Hong Kong, Hang Seng. Lalu, kita bisa pula melihat gelombang yang sejenis terjadi di Bursa Efek Indonesia.

Memang tidak selalu begitu, namun perilaku pasar sering kali membentuk kejadian yang serupa. Silahkan perhatikan, saat anda melihat terdapat pergerakan harga yang signifikan di bursa Shanghai China, hembusan sentimen akan terlihat cukup mempengaruhi dinamika lantai bursa saham di Wall Street. Gelombang itu juga amat mungkin untuk berlanjut hingga ke bursa Indonesia.

Dalam market forex, kita dapat melihat contoh pengaruh sentimen pasar dari kasus krisis Eropa yang hingga saat ini tak kunjung usai. Permasalahan tersebut menyebarkan sentimen negatif terhadap mata uang Euro hingga nilainya makin merosot terhadap beberapa mata uang lain terutama Dollar AS.

Sentimen pasar adalah suatu kekuatan yang amat memengaruhi arah dan pergerakan pasar, serta instrumen investasi. Dalam dinamika perdagangan, sentimen negatif akan melemahkan pasar, dan semakin kuat sentimen tersebut, maka akan semakin besar pula penurunan harga yang akan terjadi. Jika ini berlanjut, semakin lama akan membentuk downtrend. Sebaliknya, sentimen positif akan mengangkat indeks harga saham yang bisa berlanjut ke dalam suatu rally panjang.

Saran dari kami, agar anda mendapatkan profit, sebaiknya jangan melawan arus trading yang ada di pasar. Cobalah tunggangi pasar secara pasti dan perlahan. Pasar forex memang seperti kuda yang bisa bergerak dengan liar, namun masih dapat ditunggangi. Ada yang mengibaratkan pasar mirip dengan gelombang laut yang sangat aktif tetapi dapat dimanfaatkan untuk berselancar. Bila kita mampu menungganginya dan mengambil peluang yang ada di pasar, mendapat profit merupakan suatu hal yang mudah. Sebisa mungkin, berusahalah untuk bisa melakukan “Dancing With Market” dengan semua sentimen yang ada.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat diketahui bahwa bertransaksi di market forex harus searah dengan sentimen pasar yang sedang terjadi, dan hal ini bisa kita ketahui dengan strategi Daily Open Line yang dulu pernah saya bahas sebelumnya di E-BOOK. Sungguh perbuatan yang fatal apabila kita bertransaksi dengan arah yang berlawanan dengan para sentimen pasar (bigboys, perusahaan hedge fund dll)

“Berdaganglah sesuai dengan kemampuan dan siap menanggung kerugiannya”

TAKE AT YOUR OWN RISK

Author: Nugraha Adi Permana, S.H.

Share This Post On

Trackbacks/Pingbacks

  1. Rahasia Strategi Forex Adink FX Part 4 – A Cup of Coffee | Trader's Diary - […] Setelah sekian lama, hampir setahun lebih saya tidak menulis artikel trading, dan trik rahasia lagi yang mana sampai saat…

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: