Trading Dengan Filosofi Buah Jeruk

6659726_20140516092441Sedikit nyeleneh tapi ada suatu pelajaran yang bisa kita petik, mari kita uraikan:

Ternyata kita sebagai trader dapat banyak memetik pelajaran dari sebuah Jeruk:

  1. Selain Jeruk rasanya nikmat, dapat dimakan sebagai buah atau diminum untuk melepas dahaga, buah jeruk adalah buah yang penuh dengan vitamin dan manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Sama dengan Forex yang menjadi salah satu instrumen investasi dapat menyehatkan keuangan kita asalkan dijalani dengan tekun dan dengan disiplin. Kuncinya adalah ketekunan serta kedisiplinan kita sebagai trader. Tekun menjalaninya, gigih menghadapi berbagai tantangan yang terjadi pada sebuah trading Forex dan disiplin dalam menjalankan trading sesuai dengan strategi dan sistem yang kita gunakan.
  2. Namun sama seperti buah jeruk, jeruk yang belum matang atau masih mentah dapat menyebabkan banyak penyakit bagi mereka yang mengkonsumsi jeruk. Sekarang anda bayangkan jika anda memasuki sebuah posisi BUY/SELL pada Forex, namun ternyata sinyal forex tersebut belum matang, maka anda sudah main tebak-tebakan. Anda menyalahi aturan atau sistem yang menjadi panutan anda. Dan akibatnya posisi tersebut akan membuat anda “sakit perut” melihat arah gerakan harga yang ternyata berlawanan dengan arah trend harga yang sedang terjadi.

    Oleh karena itu kuncinya adalah sabar. Bersabarlah menunggu sinyal forex yang sesuai dengan sistim yang anda gunakan sebelum masuk ke dalam sebuah posisi. Masuk posisi BUY/SELL sebelum sinyal itu “matang” akan membuat pusing tujuh keliling. Ingatlah bahwa masuk posisi lebih awal tidak menjamin anda mendapat harga atau posisi yang lebih baik.

  3. Sekarang anda coba bayangkan jika buah Jeruk itu sudah terlalu matang atau busuk, apakah rasanya masih nikmat dan berkasiat? Tentu tidak. Jeruk yang terlalu matang akan cenderung menjadi busuk dan akan berbahaya bagi kesehatan kita dan rasanya pun terasa tidak nikmat. Buah jeruk bisa menjadi busuk karena sudah melewati “masa”nya.

    Sama dengan trading Forex, jika anda melihat sebuah harga itu naik atau turun terlalu jauh, lalu anda nekat untuk masuk ke dalam posisi BUY/SELL untuk mengejar harga tersebut, maka akan berbahaya jika ternyata harga tersebut ternyata sudah mencapai titik tertinggi atau terendahnya. Harga cenderung terkoreksi sampai titik-titik support dan resistance tertentu, dan posisi anda akan floating. Jika ternyata trend berbalik arah, maka anda tidak punya pilihan lain untuk menerima loss posisi yang “terlalu matang” tersebut.

    Alam diciptakan untuk memberikan inspirasi bagi kehidupan kita, mari kita banyak belajar dari makna yang tersirat. Semoga tulisan ini bermanfaat.

SALAM PROFIT

Author: Nugraha Adi Permana, S.H.

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: